Mengontrol Emosi Menjadikan Hidup Lebih Baik

Menurut Tolle seorang pengarang buku terlaris mengambarkan emosi sebagai refleksi pikiran anda dalam tubuh. Pikiran, tubuh, dan jiwa sangat berpengaruh terhadap terbentuknya emosi yang ada di dalam tubuh kita dan mereka saling mempengaruhi satu sama lain. Jika antara tubuh, pikiran, dan jiwa tidak dapat seimbang, dapat menimbulkan stres yang akan berdampak pada kehidupan kita seperti pembunuhan atau bunuh diri karena putus cinta. Hal seperti semakin sering terjadi karena manusia sekarang ini sulit untuk menata emosinya agar terkontrol dan dampaknya akan langsung terjadi pada diri kita sendiri. Dalam mengatur emosi, harus di perhatikan dari tubuh, jiwa, dan pikiran agar dapat mencapai keseimbangan emosi.

Tubuh adalah tempat dimana kita bernaung untuk mejalankan kehidupan. Mantan presiden Amerika Serikat, John F. Kennedy mengatakan bahwa kebugaran fisik adalah modal dasar untuk mendapatkan semua bentuk prestasi, untuk itu betapa pentingnya usaha kita dalam menjaga kesehatan. Hal-hal kecil dalam hidup kita yang kadang terlupakan seperti menjaga pola makan, olahraga, dan relaksasi merupakan bagian yang peting bagi tubuh. Pola makan yang tidak teratur dan makanan yang kita konsumsi dapat mempegaruhi emosi. Hindarilah makanan yang kurang sehat, karena jika kita merasa sehat , badan terasa nyaman, dan emosi pun terkontrol. Selain itu, olahraga juga terlupakan dengan sibuknya jadwal kita sehari-hari. Berolahragalah minimal 30 menit sehari atau berelaksasilah setelah beraktivitas seperti melakukan perapasan perut minimal 4 kali.

Diri sejati kita tersimpan dalam kebiasaan dan kegiatan sehari-hari kita, kadang kita tidak menyadarinya, maka diamlah sejenak untuk introspeksi diri anda agar menjadi diri yang lebih baik. Cobalah untuk mengerjakan sesuatu yang kita cintai agar semua yang kita kerjakan tidak membebani kita dan mengalir begitu saja. Selain itu, cobalah keluar dari ego kita. Kata “ego” adalah sebuah konsep yang menampung semua hasrat, keinginan manusiawi, kemarahan, kekecewaan , ketidakadilan, frustasi, da segala hal pikiran negatif (Manz, 2003). Dengan melepaskan semua pikiran negatif, kita dapat berpikir jernih.

Berpikir positiflah, dengan begitu kita mempunyai sudut pandang baru tentang hidup. Mulailah dengan mencari sisi positif dari orang-orang disekitar mu. Hal ini akan luar biasa mempengaruhi hidupmu apabila memandang dengan kacamata positif anda lalu temukanlah kebahagiaan. Sesungguhnya kebahagiaan bukanlah suatu keadaan tetapi sebuah pikiran yang ada pada diri kita.

Semua kejadian-kejadian kriminal yang sering kita lihat di media disebabkan dari dalam diri mereka sendiri. Orang yang sedang marah tidak dapat menata emosinya dengan baik karena tidak dapat menyeimbangkan antara tubuh, jiwa, dan pikiran. Oleh karena itu, seringlah bermeditasi seperti beribadah kepada Tuhan yang dapat menenangkan pikiran. Keadaan yang seimbang akan terwujud dimulai dari anda memilih pilihan bagaimana anda merasa.

Daftar Pustaka

Manz, Charles C. 2003. 5 Langkah Menata Emosi untuk Merasa Lebih Baik Setiap Hari. Penerjemah: Aloysius Rudi Purwanta. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. EMOTIONAL DISCIPLINE: The Power to Choose How You Feel.

Tolle, Eckhart. 2001. Practicing The Power of Now. Novato, C.A : New World Library

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s