2011 MotoGP Season

Seri Qatar

Berakhir sudah MotoGP season 2011 setelah18 seri telah berlangsung di berbagai negara, berawal dari Qatar hingga berakhir di Valencia.

Awal yang baru bagi Casey Stoner berada di tim Repsol Honda, bergabung bersama pembalap Repsol Honda lainnya yaitu, Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso. Untuk pertama kalinya tim tersebut beranggotakan tiga pembalap berbakat sekaligus. Hal ini akan membuat tim yang lain bergetar karena komposisi tim yang sangat luar biasa, motor yang cepat dan pembalap yang hebat.

Casey Stoner berhasil mengumpulkan poin terbanyak yaitu 350 poin, yang mencatatkan namanya sebagai juara dunia untuk kedua kalinya setelah gelar juaranya pada tahun 2007 bersama Ducati. jumlah poin ini terpaut jauh dari pesaing terberatnya, Jorge Lorenzo dengan torehan 260 poin. Rekan-rekan setim nya Dovizioso dan Pedrosa pun mendapat juara ketiga dan keempat pada klasemen terakhir. Dengan begitu, tim Repsol Honda menjadi tim pengumpul poin terbanyak dengan 528 poin. Hasil ini tak jauh beda dengan kemenangan atas Honda sebagai pemenang konstruktor.

Lain hal nya dengan Valentino Rossi yang memulai balapan dengan motor Ducati Desmosedici, bergabung bersama Nicky Hayden yang lebih awal masuk ke tim Ducati. Di musim ini, Valentino Rossi hanya mengumpulkan 139 poin dengan hanya sekali naik podium ketiga di Le Mans, Perancis.

Berbeda dengan Ben Spies yang mengakhiri ini dengan 176 poin. ini merupakan tahun pertamanya di Yamaha Factory Racing menggantikan Rossi di tim tersebut. Ben pernah sekali menjuarai di seri Belanda dan sekali di podium dua. hasil ini terjadi saat rekan setimnya absen atau tidak dapat melanjutkan race. Apakah ada team order?

Drama-drama pun terjadi selama musim 2011, mulai jatuhnya para pembalap perseteruan antar tim, hingga kematian Simoncelli.

Motor Simoncelli

Musim ini diwarnai oleh kesedihan yang mendalam bagi para pembalap dan semua orang di dunia. Marco Simoncell, pembalap berbakat asal Italia haus mengakhiri hidupnya dengan kecelakaan tragis yang melibatkan Colin Edward dan Valentino Rossi di sirkuit Sepang, Malaysia. Semua orang bersedih karena kehilangan pembalap yang bertalenta, berkarisma, dan agresif, serta seseorang yang ramah, ceria, dan lucu. Di tahun sebelumnya, telah meninggalpula pembalap asal Jepang, Shoya Tomizawa yang harus mengakhiri hidupnya setelah terlindas oleh De Angelis dan Scott Redding yang juga terjatuh di seri San Marino 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s