Earth Hour Bogor 2012: Ini Aksiku Mana Aksimu

Earth Hour adalah salah satu kampanye WWF (Wolrd Wildlife Fund), organisasi konservasi terbesar di dunia, yang berupa inisiatif global untuk mengajak individu, komunitas praktisi bisnis, dan pemerintahan di seluruh dunia untuk turut serta mematikan lampu dan peralatan elekronik selama satu jam pada setiap hari sabtu, pekan ke-3 bulan Maret setiap tahunnya. Earth Hour tahun ini merupakan pelaksanaan yang ke-6 sejak tahun 2007. Pelaksanaan kali ini diselenggarakan pada tanggal 31 Maret 2012 dari jam 20.30-21.30.
Tahun ini merupakan pelaksanaan Earth Hour pertama dan terbesar di Bogor. Kegiatan ini didukung oleh beberapa komunitas yang ada di Bogor seperti Masyarakat Cinta Bogor (MCB), Parkour Bogor, Masyarakat Rumput, SMA se-Bogor, SMK Wirakrama, beberapa SMP di Bogor, Himagreto, dan Indonesian Climate Student Forum (ICSF).
Awalnya, kegiatan dilaksanakan di Balaikota Bogor, tetapi karena ditakutkan ada penyusup untuk mendemo kenaikkan BBM yang pada awalnya akan naik keesokan harinya, maka lokasi pelaksanaan dipindahkan di depan pelataran Graha Widya Wisuda (GWW), IPB Dramaga. Tetapi, pengalihan tempat pelaksanaan tidak menyurutkan niat masyarakat Bogor kota untuk datang ke Dramaga.
Berbagai pementasan dihadirkan pada kegiatan ini seperti perkusi dari Doldrums, akustik dari SMAN 5 Bogor dan GFM, flashmob bersama, drama dari Masyarakat Rumput, dan yang paling utama adalah mematikan lampu bersama kemudian menyalakan lilin bersama. Antusiasme pun terlihat dari wajah penonton yang ikut berpartisipasi dalam acara ini. Sebelumya diadakan kampanye di beberapa tempat seperti di Sempur pada saat car free day, Taman Kencana, dan kampus IPB Dramaga.
Kegiatan utama dari acara ini adalah mematikan lampu selama satu jam dari pukul 20.30-21.30. Hal ini dimakasudkan agar masyarakat mau untuk menjadikan gaya hidup yang hemat energi. Karena, ketergantungan manusia terhadap listrik semakin tinggi. Setiap tahunnya, permintaan listrik di Indonesia meningkat hingga 10% hingga 15% padahal menurut data tahun 2009 hampir setengah penduduk Indonesia belum tersentuh listrik. Pemakaian listrik terpusat pada daerah perkotaan terutama kota-kota besar di Indonesia. Permintaan listrik tertinggi adalah untuk kebutuhan rumah tangga (39%), industri (38%), dan komersial (17%) (source: PLN Statistics). Tercatat bahwa Earth Hour 2012 yang diselenggarakan di 26 kota di seluruh Indonesia telah menghemat 5.580 MW listrik.
Dengan pelaksanaan Earth Hour ini, WWF mengajak masyarakat Indonesia dapat melakukan aksi nyata dengan menerapkan gaya hidup yang hemat energi dan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, karena aksi kecil dapat membawa perubahan besar. Yuk kita hemat energi, dimulai dari diri sendiri. Ini aksiku mana aksimu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s