Radiometrik dan MODIS

Koreksi radiometrik digunakan untuk memperbaiki piksel agar sesuai dengan yang seharusnya yang biasanya disebabkan oleh gangguan atmosfer (Danoedoro 1996). Hal-hal yang harus dikoreksi adalah kesalahan pada gambar (bintik atau bergaris); antara gambar yang berdekatan atau overlapping (mosaicing); antara bands (untuk beberapa teknik multispektral); antara data temporal dan sensor (UNCB 2012).
Koreksi radiometrik mencakup koreksi efek-efek yang berhubungan dengan sensor untuk meningkatkan kontras (enhancement) setiap pixel dari citra sehingga suatu obyek dapat dengan mudah dianalisis sesuai gambar aslinya. Salah satu caranya adalah degan menggunakan transformasi Gaussian Equalize (Supriatna dan Sukartono 2002).
Citra MODIS atau Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer adalah instrumen penting diatas satelit Terra (EOS AM) dan Aqua (EOS PM). Orbit Terra mengelilingi bumi dengan melintasi ekuator dari utara ke selatan pada pagi hari, sementara Aqua melewati ekuator dari selatan ke utara pada siang hari. Satelit ini memiliki ukuran 1.0 x 1.6 x 1.0 m dengan berat 228.7 kg (NASA 2012). Resolusi spasialnya adalah 250 m (kanal 1-2), 500 m (kanal 3-7), dan 1000m (kanal 8-36). Penyesuaian kanal spektral yang dapat diubah dari 0.4 sampai 14.4 μm. Resolusi temporalnya 1-2 hari. (Tjahjaningsih et. al. 2005). MODIS juga memiliki jendela/kanal yang lebih sempit dan beragam.
MODIS digunakan dalam pencitraan atmosfer, daratan, dan lautan. Kegunaan utamanya untuk batas dan properti daratan, awan, dan aerosol; untuk meneliti biokimia, warna lautan, plankton, uap air atmosfer, suhu permukaan, suhu awan, suhu atmosfer, ozon, dan ketinggian awan. Resolusi spektral dari satelit ini adalah 1000m, 500m, dan 250m. MODIS memiliki teknologi Focal Plane Assembly untuk sensitivitas yang tidak dapat dibandingkan. Pada badan satelit (board) terdapat Solar Diffuser, Solar Diffuser Stabillity Monitor, full-aperture Blackbody, dan Spectroradiometric Calibration Assembly. MODIS didisain untuk 6 tahun hidup (NASA 2012).
Data MODIS merupakan sumber yang paling baik untuk penelitian dalam bidang geosains. Karena karakteristik pencitraan dari sensor MODIS, baris pendeteksi MODIS mendapatkan gambar-gambar lebih dari –55° sampai +55°, hasilnya panjang dari setiap petak adalah 10 km dari batas minimum, sementara sekitar 20km di batas scene (Liu 2005). Koreksi radiometrik dapat memperbaiki efek Bowtie, kemudian seluruh data pada citra asli akan ditransformasikan secara matematik ke citra akhir atau resampling. Piksel baru sebagai perbaikan pada piksel lama yang mengalami kerusakan yaitu dengan teknik nearest neighbour. Teknik ini dilakukan dengan cara mengalihkan titik keabuan piksel yang telah terkoreksi dengan nilai keabuan piksel tetangganya pada citra awal.
Efek Bowtie merupakan efek dimana gambar telihat menyimpang di dekat batas. Efek ini sering terlihat di garis batas dan sering disebut earthquake effect. Satelit MODIS meninjau 10 garis pada satu waktu, tidak seperti AVHRR dan SeaWiFS yang hanya menscan satu garis pada satu waktu (NEODAAS 2012).
Efek Bowtie diperlukan bila sudut sensor scanning mencapai 15°, dan semakin bertambahnya sudut maka efek tersebut semakin tampak. Seperti pada gambar 2, data yang dipengaruhi oleh efek Bowtie menempati sebagian besar luas dari gambar. Akhirnya, kita dapat menghilangkan efek Bowtie sebelum ada aplikasi data MODIS dapat dikeluarkan. Scan pertama dan ketiga digambarkan oleh garis yang lebih tipis, sementara scan kedua ditunjukkan oleh garis hitam tebal (Xiongfei 2008).

DAFTAR PUSTAKA
Supriatna, W. Dan Sukartono. 2002. Teknik Perbaikan Data Digital (Koreksi dan Penajaman) Citra Satelit. Buletin Teknik Pertanian Vol. 7 No. 1.
Tjahjaningsih Arum, Katmoko Ari Sambodo, dan Indah Prasasti. 2005. Analisis Sensitivitas Kanal-kanal Modis Untuk Deteksi Titik Api dan Asap Kebakaran. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember
NASA. 2012. MODIS. (terhubung berkala) http://modis.gsfc.nasa.gov/aboutcomponent.php (28 Februari 2012)
NEODAAS. 2012. What is the Panoramic Bowtie Effect?. (terhubung berkala). http://www.sat.dundee.ac.uk/modis.html (17 Maret 2012).
Xiongfei Wen. 2008. A New Prompt Algorithm For Removing The Bowtie Effect of MODIS L1B Data. The International Archives of the Photogrammetry, Remote Sensing and Spatial Information Sciences. Vol. XXXVII. Part B3b.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s