Matilda

Buku ini merupakan salah satu karya favorit bagi anak-anak seluruh dunia dari Roald Dahl, yang diilustrasikan oleh Quentin Blake, dan sudah pernah diangkat ke dalam film dengan judul yang sama.
Matilda Wormwood merupakan anak yang luar biasa cerdas yang selalu dianggap remeh oleh kedua orang tuannya Mr dan Mrs Wormwood. Ia juga memiliki seorang kakak laki-laki bernama Michael Warmwood. Kemampuan otak Matilda sungguh luar biasa bahkan ia dapat berbicara dengan lancar pada saat umurnya satu setengah tahun. Saat umurnya menginjak tiga tahun, ia mulai belajar membaca secara otodidak, dan lancar membaca saat umur empat tahun. Orang tuanya selalu melarang Matilda untuk belajar, bahkan saat Matilda menginginkan sebuah buku, ayahnya enggan untuk membelinya.
Mrs. Warmwood setiap hari selalu pergi untuk bermain bingo, semacam permainan lottre, sedangkan ayahnya bekerja di salah satu showroom mobil. Ayahnya ini merupakan pedagang mobil yang licik, ia memasukkan serbuk kayu ke mobil bekas yang ia beli agar suaranya tidak berisik dan ia mengecat ulang mobilnya agar terlihat seperti baru. Karena harganya tergolong murah jika dibanding mobil baru, maka banyak orang yang membeli mobil Mr. Warmwood. Tapi, mobil bobrok yang dioles ulang itu hanya bertahan beberapa saat saja. Sehingga para pelanggannya marah.
Matilda tidak ingin diam saja dalam kegalauannya karena tidak mengerjakan apa-apa. Lantas ia pergi keperpustakaan dekat rumahnya saat seluruh keluarganya pergi beraktivitas. Penjaga perpustakaan itu bernama Mrs. Phelps sangat baik sekali kepada Matilda. Sejak itu, Matilda sudah membaca semua buku anak-anak yang ada di perpustakaan. Ia pun mulai membaca buku-buku orang dewasa meskipun kadang bahasanya tidak dapat ia mengerti.
Saat Matilda berumur lima tahun, ia di sekolahkan oleh orang tuanya di dekat rumah. Ia di tempatkan di kelas terendah layaknya anak yang baru masuk sekolah. Guru di kelas itu adalah Miss Honey, ia sangat baik sekali terhadap anak anak. Miss Honey menyadari akan kemampuan belajar Matilda yang luar biasa dan ia berniat untuk memberi tahu kepala sekolah agar menaikkan Matilda ke kelas yang sesuai dengan kemampuannya.Tetapi, Miss Trunchbull tidak mau melakukannya.
Miss Trunchbull merupakan kepala sekolah yang sangat galak, bahkan ia berani menjungkir balikkan siswa-siswi nya. Meskipun anak-anak melapor kepada orang tuanya, namun tetap tidak percaya dengan apa yang telah Miss Trunchbull lakukan. Jadi mereka tidak dapat berbuat apa-apa.
Jika sesorang berani berusan dengan Miss Trunchbull maka ia akan dihukum seberat-beratnya sampai monster itu puas. Bahkan dengan badannya yang besar, ia dapat melempar salah satu siswanya karena makan permen di kelas.
Matilda sangat dekat dengan Miss Honey, ia menceritakan semua yang ia ketahui dan menanyakan yang tidak ketahui. Sampai pada akhirnya, Matilda merasa seperti mempunyai kekuatan untuk menggerakkan suatu benda yang ada di hadapannya. Awalnya Miss Honey tidak percaya namun saat Matilda menunjukkannya ia tidak bisa menyangkalnya.
Kekuatannya tersebut digunakan untuk menolong Miss Honey dalam melawan Miss Trunchbull yang ternyata merupakan bibi nya yang mengambil harta warisan dai mendiang ayahnya. Matilda menggunakan kekuatannya di depan Miss Trunchbull untuk menggerakan kapur agar dapat menulis di papan tulis dengan sendirinya, seolah-olah ayah Miss Honey menghantui Miss Trunchbull.
Akhirnya, Miss Honey mendapatkan apa yang seharusnya ia peroleh dan Matilda pun tinggal bersama Miss Honey karena orang tuannya memutuskan untuk pergi ke luar negeri agar dapat lari dari kejaran pelanggannya yang kecewa terhadap Mr. Warmwood.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s