Pay It Forward

Saya punya satu cerita. Cerita ini mungkin sering terjadi oleh orang tua yang pernah membawa anaknya ke pusat perbelanjaan.

Suatu hari, mama Rita membawa anaknya Rita ke mall karena ada diskon besar-besaran disana. Sambil si ibu sibuk mencari barang yang cocok, Rita bermain-main, berlari ke sana kemari. Mama Rita pun sesekali memeriksa keberadaan Rita. Namun, beberapa menit kemudian saat Mama Rita memeriksa keberadaan anaknya dari tumpukan baju-baju dimana ia berdiri, Rita pun menghilang. Mama Rita mencoba untuk tenang dengan memeriksa sekali lagi melihat keselilingnya. Dan hasilnya Rita hilang. Mama Rita langsung mencari Rita ke segala sudut dan memberitahukannya ke pusat informasi.

Rita yang merasa tersesat, ia mulai menagis. Terlalu banyak orang disana, banyak orang lalu lalang. Rita terus menagis, hingga ada anak muda yang merasa kasihan terhadap Rita. Anak muda tersebut langsung menghubungi pusat informasi. Mama Rita yang belum beranjak dari pusat informasi, melihat anaknya sedang digendong anak muda tersebut menuju pusat informasi. Mama Rita sangat senang, begitu pula Rita. Atas jasa anak muda itu, Mama Rita memberikan sedikit uang untuk anak muda itu sebesar satu juta rupiah. Namun, anak muda tersebut menolak hadiah tersebut.

Kalian tahu apa yang terjadi?? kisah itu sebenarnya belum selesai sampai disitu. Kenapa??

Kisah tersebut mungkin akan selesai apabila anak muda tersebut menerima imbalan dari Mama Rita. Tapi kisah itu berlanjut karena anak muda tersebut telah memberikan hutang budi kepada Mama Rita. Semua kebaikan anak muda tersebut akan terus di ingat dan Mama Rita akan selalu merasa hutang budi, Mama Rita mungkin melakukan apa saja untuk nya. Yang lebih penting dari itu semua adalah, Tuhan telah melihat hal itu, dan ia tahu kebaikanya belum terbayar. Bayaran dari Tuhan lah yang sebenarnya kita harapkan. Bahkan lebih baik dari nilai uang satu juta. Bisa di bayar dunia dan bayaran terbaik adalah di akhirat. Pay it forward.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s