Sambut 2015 Lebih Baik!

Tahun Baru (KOMPAS/LUCKY PRANSISKA)

Tahun Baru (KOMPAS/LUCKY PRANSISKA)

Selamat tahun baru 2015! wah ngga kerasa ya udah berganti tahun aja nih. Tahun kemarin tentunya tahun yang lumayan berat buat saya. Kenapa? Yaa… Pada awal tahun masih ada sindrom baru lulus kuliah. Bingung. Mau kuliah kah atau mau kerja. Wajarlah sarjana baru lulus masih idealis mencari kerjaan. Fokus sebenernya sama kerjaan yang masih nyangkut sama jurusan kuliah tapi nyatanya itu sulit banget. Apalagi jurusan saya itu sangat luar biasa kerennya. METEOROLOGI TERAPAN. Hellooo… Cuma ada tiga di Indonesia. IPB, ITB, dan AMG. Ketigannya berbeda walaupun masih dalam lingkup kata “Meteorologi”. Intinya, susah banget nyari kerjaan yang idealis bagi anak meteorologi.

Oke, bulan-bulan ke dua ke tiga di tahun 2014, saya mulai mencoba melamar ke kerjaan yang syaratnya longgar atau bisa semua jurusan. Model kerjaan kayak gini biasanya di posisi Bank, MT (Management Trainee) perusahaan tertentu, MDP dan kerjaan lainnya yang ngga membutuhkan keahlian tertentu. Well, saya pun mencobanya tapi tetap pilih-pilih…

Di awal bulan 2014, saya sempat mendaftarkan diri sebagai freelance salah satu biro penyedia naskah Kalisa Pena. Hingga akhirnya pada bulan Februari saya dibolehkan menjadi freelance writer. Kebilangnya masih lumayan sambil mencari-cari kerja yang lain, karena yang ini kerjanya di rumah.

Di bulan Maret, saya pernah mendaftar di MDP Bank Mega Syariah. Sebenernya saya berharap kerja disini walaupun dengan niat sementara. Karena, jarang-jarang ada bank yang mengadakan management development program dengan waktu kontrak hanya setahun dan dengan salary yang menurut saya lebih dari cukup mencapai kepala 4 (karena saya tinggal bersama orang tua). Eh, pada tahap wawancara HRD saya tersisihkan (2 tahap lagi menuju diterima). Tahapnya lumayan panjang, 3 hari berturut-turut test warteg, test pauli, wawancara berkelompok, wawancara psikolog, test bahasa inggris, lalu seminggu kemudian wawancara HRD, medical check up, dan tanda tangan kontrak.

Lalu di bulan yang sama saya mendaftar di Harian Kompas (salah satu impian juga) sebagai business researcher. Saya mendaftar di bagian tersebut karena dalam syaratnya ada yang nyelip-nyelip mirip jurusan saya (geofisika). Mungkin bisa saya daftar. Dan ternyata saya dipanggil untuk tes bidang. Sebenernya gampang sih, dan ditanya-tanya seputar pemetaan dan bisnis (asal aja…). Tapi, ternyata seleksi di Harian Kompas lumayan ketat. Akhirnya saya tidak mendapat mengumuman selanjutnya. Sedih…

Lanjut, saya pun mendaftar di beberapa bagian marketing di beberapa lembaga pendidikan. Yaa memang ngga bisa dibohongi. Bidang yang saya minati bukan di sana. Saya malah membodohi diri sendiri dengan mendaftar di tempat yang tidak saya inginkan. Huhuhu. Dan sudah jelas, akhirnya saya tidak diterima.

Yang terakhir adalah kerjaan saya ini di Kompasiana. Secara tidak sengaja, saya menemukan lowongan kerja di website Kompas.com. Mamila-memilih. Dan lamaran yang saya rasa cocok adalah menjadi Moderator di Kompasiana. Tidak ada syarat yang berarti hanya saja harus bisa ngeblog. Dengan bermodal blog wordpress saya ini, akhirnya saya pun mengirimkan berkas lamaran melalui surel. Sampailah saat pengumuman mengikuti test psikologi dan wawancara. Ngga tau kenapa saya bisa menjual diri hanya dengan bermodal blog saya itu dan pengalaman di koran kampus. Apalagi modal saya? Jurusan sastra bukan, apalagi jurnalistik. Ya… just do the best…

Alhamdulillah akhirnya saya di telepon sama mba Evri bahwa saya bisa mulai kerja di awal bulan Juli. Awal-awal mungkin merasa kesepian dengan lingkungan baru tapi lama kelamaan saya malah betah. Dan ga mudah juga kerja disini karena di keluarga saya (mungkin) ada beberapa pihak yang tidak setuju, tapi saya cuek aja.

Masih ada dalam hati ingin bekerja di jurusan saya. tapi mau gimana lagi. Insya Allah kalau memang jodohnya saya bisa bekerja di sana. Kalau bukan jodoh, saya yakin Allah telah menunjukkan yang terbaik buat saya. Aamiin.

Sebuah penghargaan bisa sharing di blog

Saya beruntung bisa bekerja di sini (Kompasiana) karena dengan begitu saya tau bagaimana orang-orang yang haus akan informasi memaparkan informasi yang mereka miliki (bingung kan gimana ngejelasinnya). Setiap harinya saya membaca artikel yang informatif, berkualitas, secara pribadi, dan blak blakan. Saya pun mengerti bagaimana suatu tulisan bisa begitu informatif dan tidak asal nulis saja. Sebagai salah satu admin, saya pun dituntut untuk memiliki akun di Kompasiana dan tentunya menulis di blog sosial tersebut.

Alhamdulillah di akhir tahun saya mendapatkan 3 penghargaan selama 6 bulan bergabung. Pertama, satu artikel saya masuk ke dalam 14 Artikel kesehatan yang paling di cari tahun 2014 di Kompasiana. Kedua, salah satu artikel saya masuk ke dalam 14 artikel Green terpopuler di tahun 2014. Terakhir, saya mendapatkan verifikasi biru yang artinya artikel yang saya tulis tidak diragukan lagi keabsahannya. Yang satu ini sebenernya berat banget, ngga bisa nulis sembarangan lagi. Tapi jadi motivasi untuk menulis yang lebih berkualitas. Keep reading, writing, and sharing.

Semoga di tahun ini menjadi lebih baik lagi baik dalam kerjaan, pendidikan, kualitas dan kuantitas menulis, serta perilaku. Terima kasih kepada kawan-kawan yang sudah memfollow saya dan membaca artikel saya di wordpress maupun di Kompasiana. Menyambut 2015 lebih baik! (kayak udah mau kampanye aja, hehehe)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s